Bismillah,
Sharing pagi ini adalah memberi masukan bagi yang baru memulai usaha, agar tetap semangat menghadapi pahitnya hari demi hari memulai bisnis kecil.
Biasanya saat awal memulai usaha rasanya ingin menguasai semua. Pengennya customer langsung banyak, dagangan laris dan orderan membludak, bisa nabung buat jalan jalan tapi usaha tetap jalan.
Pengalaman yang sudah saya lakukan jaman dulu seperti di atas. Banyak orderan sampai membludak namun pada kenyataannya banyak halangan menjalani usaha. Belajar dari pengalaman tersebut, oleh karena itu sekarang mulai dari awal pelan pelan.
Ingat ya, jangan terburu buru. Kuatkan pondasi usahamu.
1. Produk yang kamu tawarkan adalah produk yang dapat memecahkan persoalan. Misalkan: apakah produkmu termasuk yang banyak di cari orang atau kamu sekedar ikut ikutan biar seperti mengikuti trendy? Kuasai produkmu sampai menjadi ahli. Kelak bukan lagi jualan tapi kamu sudah bisa menjadi praktisi dalam hal produkmu.
2. Ingat ya, kepuasan pelanggan adalah jaminan usahamu apakah bisa tetap bertahan dan terus tumbuh di masa depan, atau produkmu akan gagal tanpa orang bisa merasakan manfaatnya.
3. Omset. Omset Itu penting, karena setiap produk yang kamu jual mempunyai nilai. Tetapi laba bersih itu juga termasuk nyawa usaha. Percuma jika omsetmu naik, tapi laba bersih terus terjun turun bahkan minus. Pastikan penjualanmu menghasilkan laba bersih, kumpulkan sedikit demi sedikit sehingga bisa digunakan sebagai bahan bakar ekspansi maupun dana darurat di saat usahamu sedang sepi atau pemasukan minus.
Semoga tulisan diatas bisa menjadi inspirasi dan masukan buat kamu yang mau buka usaha, tidak masalah dengan modal sedikit untuk memulainya, kreatifitas sangat dibutuhkan untuk start up, karena sekarang sudah banyak cara mudah untuk mempromosikan produkmu di socmed.
Salam manis
24 november 2020